Powered By Blogger

Rabu, 13 Mei 2009

Fitur-fitur tambahan Windows Vista

Beberapa fitur baru sudah tersedia pada Windows Vista yang berbeda dengan Windows XP.

Aero Glass
Aero hanyalah sebuah themes di mana ia dilengkapi dengan kualitas tampilan yang bagus. Jauh sebelumnya, aplikasi third-party yang banyak beredar juga sudah mampu menampilkan efek seperti Aero. Namun di Windows Vista, efek seperti ini menjadi default interface yang sudah secara otomatis ada saat Anda menginstal operating system ini ke dalam PC Anda.
Aero akan menampilkan efek transparan yang sangat halus pada setiap window. Selain itu, ujung dari window tersebut membentuk lengkungan, sangat enak dilihat dan masih ditambah dengan efek bayangan. Tombol pada setiap aplikasi, dialog window, dan web pages akan menyala ketika kursor mouse menunjuk ke tombol tersebut dan bahkan tombol OK atau Apply pada setiap dialog box memiliki efek tersendiri. Fitur Aero Glass, di antaranya background yang cantik, animasi interaktif, dan efek transparencey. Seluruh efek tersebut membuat Anda akan menjadi lebih rileks, terutama mata Anda akan lebih segar dan nyaman ketika sedang bekerja menggunakan themes tersebut.

Flip dan Flip 3D
Dalam Windows XP, Anda bisa memilih di antara beberapa aplikasi yang sudah dijalankan dengan cara menekan [Alt] + [Tab] pada keyboard, di mana kemudian akan muncul pop-up menu yang menampilkan icon dari beberapa aplikasi yang sudah berjalan tersebut. Namun, Anda akan cukup kesulitan membedakan antara satu icon dengan icon yang lain. Contohnya ketika Anda membuka beberapa window Internet Explorer secara bersamaan, tentunya icon hanya akan menampilkan icon IE saja, bukan isi di dalamnya.
Dalam Windows Vista, Anda juga bisa melakukan hal yang sama, shortcut yang digunakan juga masih sama. Hanya saja, Anda akan terkejut melihat hasil yang ditunjukkan oleh Windows Vista, sama sekali berbeda dengan Windows XP.
Pada Windows Vista, icon yang tadinya kecil berubah menjadi besar berbentuk live thumbnails yang menampilkan isi dari window aplikasi yang sedang berjalan, termasuk aplikasi animasi atupun video tentunya. Contohnya, jika Anda membuka sebuah halaman web yang sedang menampilkan flash movie atau Anda sedang menonton film DVD melalui Windows Media Player, maka Anda akan bisa tetap melihatnya meskipun sedang dalam bentuk thumbnails. Fitur inilah yang disebut dengan Flip, di mana selain menarik, Anda juga akan lebih mudah menemukan mana Window yang ingin dibuka. Untuk melakukan Flip di antara beberapa window tersebut, cukup tekan tombol [Tab] sambil tetap menahan tombol [Alt].
Selain itu, Windows Vista juga menawarkan fitur Flip 3D. Gunakan tombol Windows yang ada pada keyboard Anda di tambah dengan tombol [Tab] dan Anda akan memperoleh tampilan yang lebih besar dibandingkan thumbnails untuk window yang sudah terbuka dengan efek 3D-nya. Setiap Anda menekan tombol [Tab], maka window akan berpindah ke aplikasi berikutnya. Anda juga bisa menggunakan mouse scroll atau tanda panah dari keyboard untuk melakukan hal tersebut.

Taskbar Thumbnails
Masih dalam bentuk live thumbnails, sekarang kita beralih ke Taskbar. Pindahkan kursor mouse Anda ke tombol Taskbar dan kemudian akan mucul pop-ups berupa thumbnails dari window tersebut. Thumbnails ini akan menunjukkan isi sebenarnya dari window, sehingga akan memudahkan Anda dalam memiliih mana window yang ingin dibuka.

Windows Sidebar dan Gadgets
Pada sebelah kanan desktop Windows Vista dalam PC Anda, akan ditemukan beberapa hal yang mengundang perhatian. Kemungkinan di sana akan ada sebuah jam analog yang bekerja layaknya sebuah jam dinding. Selain itu, ada juga beberapa gambar yang ditampilkan secara bergantian dalam sebuah jendela kecil. Beberapa hal yang muncul tersebut disebut dengan gadgets atau aplikasi mini yang berjalan secara default pada Windows Sidebar. Anda bisa secara bebas menentukan gadgets yang ingin digunakan pada sidebar sesuai kebutuhan Anda.

Start Button Baru
Saat Anda mengklik start button, seperti biasa PC Anda akan mati. Namun berbeda dengan Windows XP, start button pada Windows Vista sudah diperbaiki. Ada dua pilihan turn-off pada start menu, yaitu Sleep dan Lock. Mode Sleep hampir sama dengan Hibernate. Jika Anda mematikan PC dengan mode ini, maka seluruh proses sistem dan aplikasi yang sedang dibuka akan disimpan pada saat Anda mematikan PC, sehingga Anda bisa secara cepat menyalakan PC Anda pada keadaan sama persis ketika sebelum Anda mematikan PC. Perbedaannya dengan hibernate adalah PC Anda tidak sepenuhnya dimatikan, namun tetap diberi daya namun sangat kecil sehingga PC Anda akan menyala lebih cepat dibandingkan mode Hibernate. Mode Lock akan secara otomatis mengembalikan Anda ke Windows Welcome Screen, di mana Anda diharuskan mengisi user account dan password lagi. Mode Hibernate tetap dipertahankan dalam
Windows Vista, sama seperti restart dan shutdown. Untuk menampilkan mode Sleep mode menjadi pilihan default untuk mematikan PC Anda.
Berbeda dengan pengguna PC, para pengguna laptop kami sarankan untuk memilih mode Hibernate dibandingkan mode Sleep, karena mode Sleep akan menghabiskan baterai meskipun daya yang dipakainya cukup sedikit. Karena memang daya utama yang dipakai dalam laptop adalah baterai.

MENGENAL WINDOWS VISTA

Windows Vista adalah sebuah proyek besar dalam sejarah operating system. Tadinya proyek ini diberi kode nama “Longhorn” dan hanya akan menghadirkan beberapa perubahan kecil dari Windows XP. Proyek ini sendiri mulai dikembangkan pada tahun 2001 dengan rencana rilis pada tahun 2003. Namun setelah proyek berjalan, Microsoft merasa perubahan kecil tidaklah cukup karena versi berikutnya dari Windows haruslah merupakan sebuah operating system dengan versi terbaru yang didukung oleh tampilan, pengembangan,dan ratusan fitur baru yang ditawarkan. Hampir tiga tahun berselang, lahirlah Windows Vista sebagai perwujudan dari ambisi Microsoft tersebut. Operating system ini hampir sama de ngan Windows XP, di mana Anda tidak akan merasa asing ketika menggunakannya.
Windows Vista menawarkan beberapa fitur baru, program, dan tools baru yang didesain untuk membuat PC Anda lebih powerful, memiliki produktivitas tinggi dan lebih menyatu dengan kegiatan Anda sehari-hari. Ini adalah pencapaian yang menakjubkan.Ada tiga perubahan yang sangat penting dalam Windows Vista. Pertama adalah interface yang lebih user friendly, funky, dan enak dilihat. Kedua adalah kemampuan searching file yang sangat cepat daan akurat, dan yang terakhir adalah security system yang diintegrasikan dalam Windows Vista. Kami akan jelaskan lebih lanjut ketiga perubahan tersebut. Banyak perubahan di sana-sini yang terjadi pada Windows Vista. Apa saja perubahan tersebut?
Tampilan Baru Interface dari Windows Vista sama sekali berubah sejak saat Anda menekan tombol On. Tombol start button pada Windows XP yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi berwarna biru dan start menu terorganisasi berbeda dibandingkan dengan Windows XP. Persamaan masih terlihat pada sama desktop Windows XP, seperti taskbar dengan notification area di sebelah kanan dan quick-l aunch area di sebelah start button. Namun selain itu, seluruh fitur yang ditawarkan dalam desktop benar-benar berbeda. Pada Windows Vista Icons memiliki resolusi tinggi dan berbentuk tiga dimensi, taskbar semi transparan sama halnya dengan border dari masing-masing jendela (window), dan Anda akan menemukan banyak “gadgets” pada sisi kanan desktop tersebut yang terbentuk secara vertikal. Secara keseluruhan, warna dari desktop benar-benar soft dan cantik. Seperti yang sudah Anda harapkan, terlihat jelas pada tampilan desktop-nya. Windows Vista mudah untuk dikustomisasi. Dan yang lebih mengejutkan adalah tools dan shortcuts yang sudah Anda kenal dalam Windows XP sudah dipindahkan.
Contohnya, ketika Anda mengklik kanan mouse, maka dan emilih properties dalam dialog box, maka secara instan Anda isa mengubah screen resolution, mengganti wallpaper, dan melakukan tweaking terhadap graphic driver. Hal tersebut tidak kan Anda temukan pada Windows XP. memang memerlukan sedikit usaha untuk beradaptasi terlebihdahulu terhadap Windows Vista, terutama yang baru benar-benar me ngenal Windows. Namun tentunya, perubahan memang diperlukan untuk menjadi lebih baik tentunya.Smart Searching Pada Windows Vista tampilan search engine berubah cukupdrastis. Search box bisa Anda temukan di start menu dan satulagi di dalam setiap folder yang Anda buka. Ini berarti pencarianuntuk suatu file akan lebih instan dan mudah. Hal ini akanmengubah cara bekerja, di mana yang tadinya Anda memakaicara konvensional untuk mencari file, maka Anda akan berubahmenjadi “location agnostic”. Jika biasa menggunakan searchengine seperti Copernic Desktop Search atau Google, Andaakan sadar apa yang kami maksud. Cara paling cepat untukmencari sebuah file, dokumen, gambar, atau e-mail tertentuadalah dengan cara mengetikkan keyword yang berhubungandengan file yang kita cari tersebut bukan dengan mencarinyasatu per satu melalui folder kemudian sub folder untuk menemukanfile yang kita cari.Search engine pada Windows Vista sudah mendukungmetadata. Metadata adalah informasi tersembunyi yang adadalam suatu file. Seorang fotografer biasanya paham tentangmetadata yang di mana biasanya mereka memasukkan datacopyright dan informasi lain pada gambar berformat JPG hasil“jepretan” kamera mereka. Kebanyakan dari kita me ngenal metadata pertama sejak era file MP3, di mana file MP3 mengandungsemua informasi tentang artist, album, genre, danlain sebagainya. Saat ini kebanyakan MP3 player mampu menampilkanmetadata tersebut ketika memainkan file MP3.
Pada Windows Vista, metadata pada suatu file secara defaultakan dimasukkan dalam pencarian yang Anda lakukan.Solid SecurityFitur keamanan yang tangguh menjadi inovasi ketiga sekaligusyang terpenting dalam Windows Vista. Membuat komputerAnda aman adalah hal terpenting dibandingkan meng-upgradePC Anda secara revolusioner. Namun, Microsoft seper-tinya membuat suatu perubahan yang cukup berarti dalam halkeamanan operating system-nya. Windows Firewall yang dimilikinyakini menjadi dua arah (two way), yang berarti opera tingsystem bisa memonitor network communication secara inboundataupun outbond. Sebelumnya Firewall pada Windows XP hanyabisa memonitor secara inbound saja, di mana Anda hanyabisa mencegah serangan hacker untuk masuk dalam PC Anda.Berikutnya Windows Defender. Microsoft anti-spyware inisecara default dalam posisi on ketika pertama menginstalnya.Tool ini melindungi PC Anda dari malicious software. InternetExplorer yang Anda gunakan juga berjalan dalam mode “protected”ketika Windows Defender dalam kondisi on. Mode iniakan menampilkan dialog box dan membutuhkan izin Andadalam setiap aksi atau kegiatan yang dicurigai oleh WindowsDefender, misalnya seperti Anda men-download file, menginstalaplikasi tertentu atau menjalankan ActiveX Controls.Fitur security yang menjadi Andalan dari Windows Vistadinamakan UAC (User Account Control), di mana saat pertamaAnda menggunakan Windows Vista pasti akan dihadapkandengan fitur ini. User Account Control akan muncul berbentukwindow pop-ups, di mana setiap kali Windows akan melakukanproses yang dinilai memungkinkan akan merusak sistem, makapop-ups tersebut akan muncul. Screen akan berubah menjadigelap, dan terhenti kemudian akan muncul pop-ups dialog boxyang mengharuskan Anda memilih antara continue atau cancelterhadap proses yang sedang Anda jalankan.Untuk kali pertama, mungkin hal ini akan cukup mengganggu.Namun, lambat laun Anda akan terbiasa oleh UAC tersebut.Untuk sebagian orang mungkin hal ini akan sangat mengganggu,karena sedikit-sedikit Anda akan dihadapkan denganpop-up window, namun demi keamanan PC Anda, mengapatidak?
Memang benar pendapat bahwa bahaya yang terbesar darisuatu sistem itu adalah user dari system itu sendiri. Jadi bijaksanalahdalam menentukan setiap keputusan ketika Anda berhadapandengan pop-up UAC tersebut, bacalah secara telitidan lanjutkan dengan hati-hati. Jika hal tersebut dirasa sudahcukup mengganggu, Anda bisa mengubahnya secara manualdengan memodifikasi user account privileges meskipun haltersebut tidak disarankan.Windows Vista VersionsMicrosoft tidak hanya membuat satu versi dari Windows Vista,namun lima versi termasuk yang keenam adalah versi “starter”untuk melengkapi pasar, di mana pada setiap versinya terdapatversi 64-bit untuk PC high-end.

Windows Vista tersedia dalam 32-bit dan 64-bit computing. Jadi,manakah Windows Vista yang tepat bagi Anda? Sudah jelas, jikaAnda tidak memiliki processor dengan spesifikasi 64-bit, makaWindows Vista 64-bit tidak perlu Anda lirik. Namun jika processorAnda sudah 64-bit, maka Anda bisa melirik Windows Vista 64-bit tersebut. Namun perlu kami ingatkan, Anda akan memerlukandriver 64-bit untuk beberapa hardware devices dalam PC Anda.Pastinya 64-bit computing adalah teknologi untuk masa depan,namun sepertinya Microsoft dan para produsen hardware devicelebih memilih mengembangkan platform untuk Windows Vista32-bit untuk beberapa tahun ke depan. Jadi, untuk saat ini kamisarankan Anda menggunakan Windows Vista 32-bit saja.

Windows Vista Home Basic
seluruh core fitur dari Windows Vista, termasuk Firewall terbaru,Security Center yang lebih baik, Parental Controls, WindowsSearch, dan lain sebagainya.
Windows Vista Home PremiumCore fitur sama dengan Windows Vista Basic, namun ditambahdengan Aero Theme, Media Center, dan DVD burning terintegrasi.Anda membutuhkan versi ini jika ingin menginstal Windows Vistapada Tablet PC. Fitur Mobility Center yang dimilikinya cocok digunakanpada laptop dibandingkan dengan versi Basic.

Windows Vista Business
Hampir sama dengan Home Premium, namun fitur Media Centerdan aplikasi movie/DVD dihilangkan. Sebagai gantinya, Andaakan mendapatkan fitur remote desktop, domain support, integratedfile and folder encryption, dan tools lain yang mengarah kebusiness. Versi ini juga bisa diinstal dalam Tablet PC.

Windows Vista Enterprise
Sama dengan versi Business ditambah dengan seluruh fitur driveencryption, multi-language interfaces, dan virtual PC Express untukbisa menjalankan operating system alternatif dalam environmentwindow. Contohnya, Anda tetap bisa menjalankan programatau aplikasi lama Anda di Windows XP langsung di dalam WindowsVista.

Windows Vista Ultimate
Seluruh spesifikasi yang sudah disebutkan di atas, ditambah denganUltimate Extras.

Minggu, 10 Mei 2009

Sepuluh Alasan Memilih Windows Vista

1. DVD Burning
Setiap versi Windows Vista kecuali versi Home Basic dilengkapi
dengan aplikasi pem-burn DVD terintegrasi. Anda bisa memburn
file, data, film, dan lain sebagainya ke media DVD.

2. Parental Controls
Untuk para orang tua, hal ini sangat membantu untuk melindungi
putera-puterinya dari permainan game yang sadis
dan mengandung unsur-unsur asusila yang belum pantas untuk
anak seusia mereka, serta konten Internet yang menjurus
ke arah dewasa dan tidak diperuntukkan untuk anak kecil.

3. Windows Back-up
Utility back-up ini bisa Anda gunakan secara manual ataupun
secara terjadwal untuk mem-back-up sistem Anda secara
keseluruhan. Utility ini juga mampu menciptakan disk
image yang bisa mem-back-up secara keseluruhan apa yang
ada dalam PC Anda.

4. Gaming
Kebutuhan hardware graphic yang tinggi pada Windows
Vista berimbas pada game-game yang ada saat ini. Dengan
diperkenalkannya DirectX 10 dan ditambah dengan spesifikasi
video card yang tinggi, bermain game menjadi sangat
menyenangkan hampir setara dengan next gaming console
(PS3, XBOX360, dan Nintendo Wii).

5. Media Center
Media Center mengubah PC Anda menjadi sebuah home
entertainment system, menggantikan perangkat home theatre
Anda.

6. Easier Networking
Bekerja antarsatu PC dengan PC lain atau ingin melakukan
browsing Internet akan terasa lebih mudah dibandingkan
dalam Windows XP.

7. Mobility Center
Para pengguna laptop dan Tablet PC kini memiliki fasilitas
tersendiri dalam Windows Vista, di mana mereka akan
bisa mengakses tools yang berguna untuk bekerja secara
mobile.

8. ReadyBoost
Dalam Windows Vista, Anda bisa menggunakan USB flash
disk sebagai tambahan system memory (RAM), yang tentunya
akan meningkatkan performa dari PC Anda. Cukup
tambahkan USB Flash Disk pada port USB PC Anda dan pilih
“Speed up my system using Windows ReadyBoost”. Kemudian
tentukan berapa banyak space yang akan Anda gunakan
untuk ReadyBoost.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari fitur Ready-
Boost, Anda membutuhkan spesifikasi flash disk satu kali
sampai tiga kali dari RAM Anda yang sebenarnya. Misalkan
PC Anda menggunakan RAM 512 MB, maka ReadyBoost
akan berjalan maksimal jika Flash Disk yang Anda gunakan
berkapasitas 512 MB, 1 GB, dan 1,5 GB.
Kami sarankan untuk tidak menggunakan flash disk untuk
menyimpan data ketika fitur ReadyBoost dipakai pada flash
disk tersebut, jika Anda memaksakan kemungkinan data
yang ada di dalamnya akan beurbah menjadi corrupt dan
tidak bisa dijalankan lagi.

9. Navigation
Penggunaan dan pencarian file pada Windows Vista
berkembang sedemikian rupa dibandingkan dengan versi
Windows yang lama. Ketika Anda sudah menggunakan
Windows Vista dalam beberapa minggu dan kemudian
Anda ingin mencoba menggunakan Windows XP kembali,
dipastikan Anda akan menangis karena frustasi. Karena kemudahan
menavigasi file atau folder di Windows Vista jauh
lebih mudah dibandingkan dengan Windows XP.

10. Stability
Microsoft mengatakan bahwa Windows Vista lebih stabil
dibandingkan versi Windows sebelumnya. Fenomena seperti
freeze (hang) dan PC Anda semakin lama semakin lambat
hampir tidak akan Anda jumpai pada Windows Vista. Dengan
kata lain, kestabilan Windows Vista lebih baik dibandingkan
dengan Windows XP.

Senin, 04 Mei 2009

ALAT PENGUKURAN FISIKA

Pengukuran diartikan sebagai suatu proses membandingkan sesuatu besaran dengan besaran lainnya (sejenis) yang dipakai sebagai satuan. Satuan adalah pembanding didalam pengukuran.
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka atau nilai dan memiliki satuan. Besaran dalam fisika dikelompokkan atas besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan.
Dari besaran yang lain terdapat 1 besaran pokok yaitu, panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, intensitas cahaya, dan jumlah zat. Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari suatu besaran pokok, misalnya luas, volume, kecepatan, usaha, daya dan lain-lain.
Satuan adalah pembanding di dalam pengukuran misalnya meter, kilogram, sekon dan sebagainya.

ALAT UKUR BESARAN POKOK
1. ALAT UKUR PANJANG.
Satuan standar untuk panjang adalah meter, dimana 1 meter sama dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 sekon.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran panjang misalnya mistar, meteran gulung (stikmeter), jangka sorong, dan mikrometer skrup, dimana masing-masing alat ukur memiliki perbedaan dalam ketelitian mengukur panjang.
2. MISTAR
Pada mistar , jarak antara 2 garis tebal yang berdekatan sama dengan 1 sentimeter dan jarak antara 2 garis tipis yang berdekatan sama dengan 1 milimeter. Pada jarak dua garis tebal terdapat 9 garis tipis. Jadi 1 sentimeter sama dengan 10 milimeter. Satuan terkecil pada mistar adalah 1 milimeter, sehingga ketelitiannya 1 milimeter.
3. JANGKA SORONG
Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang memiliki ketelitian mencapai 0,1 mm. Jangka sorong terdapat 2 skala yaitu, skala utama dan skala nonius. Jangka sorong memilikindua bagian kaki pengukur yaitu bagian yang cembung digunakan untuk pengukuran biasa dan bagian yang cekung kedalam digunakan untuk mengukur diameter dalam sebuah benda, misaknya diameter sebuah cincin.
a. Cara menggunakanjangka sorong adalah sebagai berikut :
Misalnya kita mengukur diameter sebuah pipa. Setelah pipa kita jepit, maka kita kunci dengan memutar skrup pengunci. Kemudian kita baca pada rahang tetap, yaitu dengan skala di depan skala nonius yang tepat berimpit dengan garis skala rahang tetap
Hasil pembacaan = skala tetap + skala nonius

4. MIKROMETER SKRUP
Mikrometer Skrup dapat digunakan untuk mengukur ketebalan benda-benda yang sangat tipis atau benda yang berskala kecil. Pada mikrometer sekrup terdapat dua skala yaitu skala tetap dan skala putar (skala nonius). Ketelitian mikrometer sekrup mencapai 0,01 mm
- Benda atua pelat tipis yang akan diukur ketebalannya diletakkan diantara landasan dan sumbu. Kemudian gagang pemutar kita atur sehingga plat tersebut terjepit dengan kuat, baru kita tarik kunci kearah kiri agar tidak terjadi pergeseran lagi (mengunci).
- Untuk menentukan besarnya pengukuran maka pembacaan skala kita lakukan dengan membaca skala tetap terlebih dahulu, dengan satuan milimeter, yaitu garis skala tetap yang tepat berada didepan gagang pemutar. Pada pembacaan skala putar akan kita peroleh suatu angka tertentu kemudian kita kalikan dengan 0,01. Jumlah pembacaan skala tetap dan skala putar inilah yang merupakan hasil dari pengukuran.

B. ALAT UKUR MASSA
Massa benda memiliki suatu standar yaitu kilogram. Satu kiligram dapat didefinisikan sebagai massa dari suatu silinder yang dibuat dari campuran platinium iridium yang disebut dengan kilogram standar. Alat untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca. Neraca ini dilengkapi dengan beberapa anak timbangan. Sebelum digunakan neraca harus dalam keadaan setimbang yaitu dengan memutar sekrup pengatur. Ketelitiannya 0.1 gram. Benda yang diukur masanya diletakkan pada salah satu piringan sedang piringan yang lain kita letakkan beberapa anak timbangan.

C. ALAT UKUR WAKTU
A. Arloji
Arloji adalah alat ukur waktu yang memiliki bentuk dan model yang bermacam – macam. Ada yang digunakan di tangan atau dipasang di tembok. Arloji pada umumnya memiliki 3 jarum,yaitu jarum jam, jarum menit dan jarum detik/sekon. Untuk jarum jam bila bergerak 1 skala tiap menit dan jarum sekon bergerak 1 slaka tiap sekon. Satu jam sama dengan 60 menit dan 1 menit sama dengan 60 sekon.
B. STOPWATCH
Stopwatch adalah pengukur selang waktu suatu peristiwa berlangsung. Alat ini biasanya digunakan di laboratorium dan dalam olah raga. Pengukuran selang waktu dengan stopwatch dilakukan dengan menghidupkan stopwatch pada saat memulai pengykuran dan menghentikan pengukuran, yaitu dengan menekan tombol pada stop Watch.


D. ALAT UKUR SUHU
Suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu benda. Satuan standar untuk suhu adalah Kelvin (K). Satuan lain yang digunakan di Indonesia adalah derajat Celcius (C). Sedangkan di Amerika dan Inggris pada umumnya menggunakan derajat Fahrenheit (F). Alat untuk mengukur suhu adalah Termometer. Termometer ada berbagai macam ,yaitu :
a. Termometer Laboratorium
Termometer Laboratorium dengan skala 0º C sampai ..... º C. Dalam termometer menggunakan petunjuk air raksa.
b. Termometer Klinik
termometer klinik digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Pada termometer klinik memiliki skala 35ºC sampai 42ºC. Sebelum digunakan maka air raksa diletakkan pada anggka 35ºC kemudian bila akan digunakan untuk mengukur suhu badan, termometer diletakkan opada bagian yang mudah memberi panas pada termometer, misalnya ketiak selama +/- 10 menit.
b. Termometer Maksimum Minimum
termometer maksimum – minimum digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan terendah dalam jangka waktu tertentu, misalnya suhu dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00. termometer dipasang dengan alat penunjuk skala yang terletak diatas permukaan air raksa. Termometer jenis ini pertama kali dibuat oleh Six Bellani yang kemudian lebih dikenal dengan termometer maksimum-minimum six bellani.

D. ALAT UKUR LISTRIK
Benda atau Zat terdiri dari molekul dan molekul tersusun atas beberapa atom. Di dalam atom terdiri dari proton dan netron. Elektron beredar mengelilingi inti aton. Elektron bermuatan listrok negatif. Proton bermuatan kistrik positif dan proton bersifat netral.
Atom dikatakan netral jika jumlah muatan positif (proton) sama dengan jumlah muatan negatif (elektron) atom bermuatan listrik negatif bila jumlah elektron lebih besar dari jumlah proton dan atom bermuatan positif bila jumlah elektron lebih kecil dari pada jumlah proton.Elektron dapat berpindah dari atom satu ke atom yang lain, sedang proton tidak dapat berpindah. Perpindahan elektron ini dapat terjadi karena gesekan,panas atau reaksi kimia. Jadi terjadi muatan listrik karena adanya gerakan elektron dan gerakan ini ada yang sifatnya sesaat maupun yang terus menerus atau kontinyu.
Gerakan elektron yang sifatnya sesaat disebut LISTRIK STATIS dan gerakan elektron yang terus menerus disebut LISTRIK DINAMIS atau mengalir. Untuk mengetahui adanya muatan listrik statis dapat menggunakan alat yang disebut ELEKTROSKOP.
Listrik statis sebagai dasar dari adanya listrik dinamis. Pada listrik dinamis terdapat besaran-besaran yaitu :
1. Tegangan Listrik, diukur dengan menggunakan Voltmeter.
2. Arus Listrik, diukur dengan menggunakan Ampere Meter
3. Hambatan Listrik, diukur dengan Multimeter


ALAT UKUR BESARAN TURUNAN
1. VOLUME
Volume benda cair dapat diukur dengan gelas ukur dalam satuan ml. Besarnya volume zat cair sama dengan skala yang ditunjukkan permukaan zat cair dalam gelas ukur.
2. BERAT
Berat benda dapat diukur dengan neraca pegas atau sering disebut dinamometer. Biasanya dengan skala dalam satuan Newton atau dyne.
3. TEKANAN UDARA
Barometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara di tempat terbuka. Barometer ada 2 macam, yaitu Barometer air raksa dan barometer logam. Barometer air raksa terdiri dari pipa kaca yang dimasukkan pada tabung kaca yang lebih besar. Sedangkan barometer logam terdiri dari kotak yang hampir hampa udara dan ditutup selaput tipis atau membran. Manometer adalah alat untuk mengukur tekanan udara dalam ruang tertutup.
4. MASSA JENIS
Hodrometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur masa jenis zat cair atau kerapatan zat cair. Hidrometer terdiri dari sebuah bola gelas kosong, bertangkai panjang dan sebuah pembobot di bagian bawah bola yang membuat terapung tegak. Pada tangkai bola terdapat skala dengan satuan yang menunjukan kerapatan zat cair.

Minggu, 03 Mei 2009

Teknik – teknik untuk mempelajari sel.

Mikroskop
Mikroskop adalah alat optik untuk mengamati benda- benda yang sangat kecil, misalnya rambut, bakteri dan sel sehingga tampak jelas. Mikroskop sederhana terdiri dari dua buah lensa positif (cembung). Lensa positif yang berdekatan dengan mata disebut lensa okuler. Lensa ini berfungsi sebagai lup. Lensa positif yang berdekatan dengan benda disebut lensa objektif. Jarak titik api lensa objektif lebih kecil dari pada jarak titik api lensa okuler.
Resolusi dan magnifikasi
Resolusi adalah kemampuan sistem optikal untuk membedakan detil sangat kecil pada suatu spesimen (sebagai jarak terkecil antara 2 poin yang berdekatan dimana mereka dapat dibedakan dalam 2 bagian yang berbeda.
Resolusi ditentukan oleh:
a. Kemampuan mengumpulkan cahaya (numerical aperture atau N.A) lensa
NA = n x sin α
b. Panjang gelombang (λ) cahaya yang digunakan
Resolusi = 0.61 x λ / NA




Komponen suatu mikroskop
1. Sistem iluminasi - sumber cahaya dan kondensor
2. Pegangan dan tempat spesimen
3. Sistem lensa - obyektif dan okuler (eye piece lens, biasanya memiliki kekuatan perbesaran 10x atau 15x)
4. Sitem fotografi (dipasang pada lensa okuler)








Mikroskop
Sistem iluminasi
Sumber cahaya menggunakan bohlam tungsten - halogen - untuk menyediakan output 100 W pada 12 V - alat ini memiliki susunan filament tunggal rata yang dipasang berdekatan dan diletakkan di amplop quartz. Karena alat ini beroperasi pada suhu filament yang sangat tinggi, sehingga cocok untuk fotomikrograf berwarna, dengan menggunakan film yang seimbang untuk cahaya tungsten.
Kondensor digunakan untuk mengkonsentrasikan cahaya ke dalam objek dengan intensitas seragam pada keseluruhan bidang iluminasi.
Kondensor dapat diklasifikasikan berdasarkan tujuan mereka : terang - atau dasar gelap, fase kontras, atau nomarski differential interference contras.
Pengelompokkan kondensor berdasarkan pada maksimum numerical aperturenya: a) Kekuatan rendah - hingga N.A. 0.25, b) Kekuatan sedang kondensor kering hingga N.A. 0.9 dan c) Tipe minyak imersi, berkekuatan tinggi N.A. hingga 1,4.
Perkembangan Mikroskop
Suatu objek yang diamati di bawah mikroskop dapat diabadikan dengan kamera. Biasanya mikroskop majemuk yang mempunyai dua lensa okuler dilengkapi dengan bagian lensa untuk kamera. Teknologi hasil karya manusia setiap waktu selalu mengalami perkembangan. Mikroskop sederhana dan beberapa mikroskop optik lainnya hanya mampu memperbesar benda dari sekitar 100-1000 kali, sedangkan teknologi mikroskop elektron dapat menghasilkan perbesaran hingga 1.000.000 kali.
Berdasarkan sistem pencahayaannya mikroskop dibagi menjadi dua yaitu mikroskop optik dan mikroskop bukan optik.


A. Mikroskop optik, yaitu mikroskop yang proses perbesaran benda menggunakan cahaya biasa (cahaya tampak). Jenis- jenis mikroskop optik antara lain mikroskop stereo (dissecting microscope), mikroskop majemuk (compound microscope), mikroskop polarisasi, mikroskop fase kontras (phase contrast microscopy) yang menghasilkan gambar 3 dimensi, mikroskop normaski dan mikroskop fluorescence.
Fungsi mikroskop optikal adalah:
1. Untuk memvisualisasi detail yang sangat kecil dalam struktur suatu obyek
2. Untuk menampilkan gambar dari obyek yang diperbesar
3. Untuk mengukur panjang, sudut, area, dll pada suatu obyek
4. Sebagai alat analisa untuk menentukan bagian optik suatu obyek seperti indeks refraksi, reflektansi, dan perubahan fase;
5. Untuk mendapatkan informasi histokimia suatu objek dengan menggunakan pewarnaan.

A.1. Mikroskop stereo
Suatu alat dengan lensa obyektif. Lensanya harus berdiameter besar karena diatasnya akan dipasangi system lensa lain yang terpisah dalam posisi parallel dan jalur sinar terpisah untuk mata kanan dan kiri. Mikroskop ini tidak memiliki kondensor, tapi memiliki kedalaman bidang pandang dan jarak kerja yang panjang.
Kekurangan utama dari tipe obyek mikroskop stereo adalah bahwa aperture numerical dari system dibatasi oleh adanya jalur beam/cahaya ganda. Karenanya seseorang harus menggunakan mikroskop majemuk, yang memiliki obyektif dengan diameter yang lebih besar dan karenanya meningkatkan aperture numerical.

Sumber [3]
A.2. Mikroskop majemuk (COMPOUND MICROSCOPE)
Mikroskop majemuk memerlukan kualitas yang tinggi tidak hanya pada obyektif dan bagian mata tapi juga pada kondensor substage.
a. Instrument yang terefleksi cahaya - bagian material
b. Mikroskop cahaya tertransmisi - bagian biologi.


A.3. Mikroskop polarisasi
Menggunakan cahaya terpolarisasi guna menganalisa struktur yang birefringent. Birefringence - suatu property spesimen yang transparan dengan 2 indeks refraktif yang berbeda pada orientasi yang berbeda untuk membedakan cahaya terpolarisasi ke dalam kedua komponen.
Cahaya terpolarisasi, hanya berfluktuasi/bergerak di satu dataran karena polar hanya meneruskan cahaya pada dataran tersebut.
Jika 2 polar diletakkan di atas yang lainnya, arahkan sinar ke atas dan putar relatif terhadap yang lain, akan ada 1 posisi dimana 2 dataran tertransmisi bertemu, yang akan tampak cerah. Pada 90o terhadap orientasi ini, semua cahaya akan berhenti (gelap).


A.4. Mikroskop fase kontras
Menggunakan retardasi cahaya spesimen untuk menghasilkan perbedaan fase yang dikonversi ke kontras.
Fase kontras menggunakan iluminasi bidang terang dengan suatu phase annulus (pada kondensor) dan phase plate (dipasang pada obyektif) pada lintas cahaya.
Aplikasi : spesimen hidup, spesimen yang tidak diwarnai


A.5. Mikroskop Normaski
Mikroskop Nomarski differential interference contrast (DIC) menggunakan kombinasi system polarisasi dan 2 pelepas sinar khusus untuk menciptakan perbedaan fase di spesimen.
Sistem ini dapat menghasilkan image 3 dimensi karena satu sisi spesimen tampak lebih terang dibandingkan yang lain seolah - oleh cahaya jatuh disana dan menghasilkan bayangan (melalui cahaya polarisasi).
Aplikasi : spesimen hidup, spesimen tanpa warna atau tebal.


A.6. Mikroskop fluorescence
Mikroskop fluorescence hampir sama dengan mikroskop cahaya biasa dengan tambahan fitur untuk meningkatkan kemampuannya.
Mikroskop konvensional menggunakan cahaya tampak (400-700 nanometer) untuk iluminasi dan menghasilkan gambar sampel yang diperbesar.
Mikroskop fluorescence, sebaliknya, menggunakan intensitas cahaya yang lebih tinggi, yang mengeksitasi bagian berpendar pada sampel.
Mikroskop fluorescence sering digunakan untuk menggambarkan fitur khusus dari spesimen kecil seperti mikroba. Juga digunakan untuk secara visual meningkatkan fitur 3-D pada skala kecil.
Mikroskop ini sering digunakan untuk:
Menampilkan komponen structural suatu spesimen kecil, seperti sel.
Melakukan studi viabilitas pada populasi sel (apakah mereka hidup atau mati?)
Menampikan materi genetik pada sel (DNA dan RNA)
Melihat sel - sel spesifik dalam populasi yang lebih besar dengan teknik khusus seperti FISH

Sumber [4]
Gambar memperlihatkan filter dan cermin pada mikroskop fluorescent (dari Wikipedia)
B. Mikroskop bukan optik, yaitu mikroskop yang memperbesar benda dengan bantuan radiasi panjang gelombang sinar pendek. Contohnya mikroskop sinar- X, mikroskop ion, dan mikroskop elektron. Dari ketiga jenis mikroskop bukan optik, mikroskop elektron paling banyak digunakan. Melalui mikroskop elektron dapat dipelajari pola - pola sel hewan, tumbuhan, dan bakteri. Mikroskop elektron juga digunakan dalam menganalisis hasil industri dan pengontrol hasil produksi.
Cara menggunakan mikroskop
Benda yang akan diamati diletakkan di antara F dan 2F dari lensa objektif. Bayangan yang dihasilkan bersifat nyata, diperbesar, dan terbalik. Bayangan ini akan menjadi benda bagi lensa okuler. Sifat bayangan yang yang dihasilkan lensa okuler ini adalah maya, diperbesar dan terbalik dari aslinya. Bayangan ini merupakan bayangan akhir dari mikroskop yang kita lihat.
Daftar Pustaka
[1] Bradbury, S. and Evennett, P., Fluorescence microscopy, Contrast Techniques in Light Microscopy., BIOS Scientific Publishers, Ltd., Oxford, United Kingdom (1996). [2] Mikroskop oleh Tim Fisika 2007.[3]
http://www.microscope-microscope.org/images/BWScope.jpg
[4]
http://serc.carleton.edu/images/microbelife/research_methods/microscopy/fluorescent_filters.jpg

Sabtu, 02 Mei 2009

Rekor Terhebat di Miliki Indonesia

1. Letusan Gunung Terdahsyat di dunia. Gunung Tambora yang terletak di Pulau Sumbawa meletus bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan terbesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181. Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000—12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi.Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.


2. Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung berapi dan 130 di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi terletak di dasar laut dan tidak terlihat dari permukaan laut. Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire). Terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia.

3. RI merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni) . Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).



4. Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.


5. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.


6. Pulau Bungin di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa NTB, merupakan pulau kecil buatan terpadat didunia melebihi kepadatan pulau Jawa dengan kepadatan 36000 jiwa/km2 sedangkan kepadatan pulau jawa hanya sekitar 813 jiwa/km2 atau kepadatan pulau Bungin sama dengan 44 kali kepadatan pulau Jawa. Pulau yang hanya seluas 8 hektar ini mempunyai jumlah penduduk sebanyak 2.800 Jiwa.



7. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.


8. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.

9. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia. Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.


10. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).



11. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus” yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.


12. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.

13. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.

14. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 & terakhir 2002).


15. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.


16. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).


17. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.


18. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).




19. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.

20. Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.


21. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut / abrasi.


22. Hewan langka Komodo hanya tersisa di Pulau komodo NTT yang merupakan spesies kadal terbesar di dunia dengan rata-rata panjang tubuhnya mencapai hingga 3,13 meter dan beratnya mencapai 165 kg.


23. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.



24. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.

25. Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.


26. Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.


27. Spa terbaik di dunia berada di pulau Bali, penghargaan SPA Terbaik didapat dari majalah Senses di Eropa. Sebanyak 60.000 pembacanya menyatakan Bali sebagai The Best Spa Destination in The World 2009.


28. Indonesia menjadi negara dengan jumlah bank dan lembaga keuangan yang berlandaskan sistem syariah terbanyak di dunia. Hal ini terbukti dengan hadirnya 33 bank, 46 lembaga asuransi, dan 17 mutual fund yang menganut sistem syariah untuk semester pertama tahun 2009.


29. Sejak tahun 2006 Indonesia telah menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan hasil produksi pada tahun 2006 mampu mencapai sebesar 16 juta ton pertahun. Bersama dengan Malaysia, Indonesia menguasai hampir 90% produksi minyak sawit dunia.


30. Eksport nanas Lampung tahun 2008 menduduki peringkat dua terbesar di dunia

31. Situs komunitas www.kaskus.us murni buatan Indonesia menempati peringkat teratas paling banyak dikunjungi dengan posisi ke-9 top site Indonesia berdasarkan peringkat Alexa (data 240409).

32. Paguyuban Pencinta Batik Pekalongan mendapat penghargaan Guinness World Records tahun 2005 setelah berhasil membatik kain sepanjang 1.200 meter persegi (setara 12.916 kaki) oleh 1.000 pembatik tulis berikut pewarnaannya dalam waktu satu hari.


33. Satu dari 4 masjid kubah emas didunia terdapat di Indonesia. Berikut nama dan tempat masjid kubah emas 1. Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei, 2. Masjid Al-Askari di Samarra, Irak, 3. Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina, 4. Masjid Dian Al Mahri di Depok, Indonesia.


34. Indonesia sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan pengguna facebook paling tinggi di asia tenggara. Pada tahun 2008, pengguna facebook di Indonesia tumbuh 645 persen mengalahkan China, India, Malaysia, Thailand, dan Singapura.


35. Berdasarkan www.internetworldst ats.com, pengguna internet di Indonesia tumbuh lebih 1.150,0% dalam 10 tahun terakhir. Tahun 2008 saja total pengguna internet mencapai 25 juta dengan populasi 237.512.355 jiwa.

36. Pasar tanah abang merupakan pusat penjualan tekstil dan pakaian terbesar di Asia Tenggara

Jumat, 01 Mei 2009

Manusia telah melupakan kasih dan sibuk memburu benda-benda duniawi.

Manusia telah melupakan kasih dan sibuk memburu benda-benda duniawi. Uang datang dan pergi, tetapi moralitas datang dan tumbuh. Apakah kekayaanmu menemanimu ketika engkau meninggalkan dunia ini? Tidak! Hanya hasil perbuatanmu yang menemanimu ke dunia fana. Hanya kekayaan perbuatan baikmulah yang akan melindungimu. Paropakaraya Punyaya, Papaya Parapeedanam (Manusia memperoleh pahala dengan melayani makhluk lain, dan mendapatkan dosa dengan menyakiti mereka). Janganlah menabung dosa. Sebaliknya kumpulkanlah kekayaan yang berupa kebaikan.Sadhaka (peminat spiritual) yang ingin mendapatkan kedamaian harus secara terus-menerus mempraktikkan hidup yang penuh kebajikan, mengatasi segala masalah yang muncul. Shanti (kedamaian) bagaikan gunung batu. Dia dapat berdiri tegak melawan banjir godaan setan. Prashanti (kedamaian tertinggi) ini tidaklah mesti dicari diluar diri. Ia berasal dari Antahkarana (dalam diri) kita sendiri.Sadhana (latihan spiritual) harus dilakukan dengan keyakinan yang mantap dan tidak adanya ruang untuk keraguan. Tingkatkan kasih pada Tuhan. Tidak ada yang lebih agung serta mulia daripada ini. Ketika kasihmu berkembang semakin kuat, maka jiwa yang ada di dalam dirimu akan bersinar semakin terang. Pertumbuhan spiritual meminta adanya pengendalian pada keinginan. Sebagai tambahan, engkau juga harus bebas dari keterikatan dan kebencian. Tiga musuh besar dari manusia adalah Kama (keinginan), Krodha (kemarahan) dan Lobha (kerakusan). Keinginan menghancurkan rasa bhakti, kemarahan menghancurkan kebijaksanaan, dan kerakusan meracuni setiap tindakan. Ketiga sifat buruk ini mengganggu Sath-Karma (perbuatan baik), Upasana (bhakti) dan Jnana (kebijaksanaan spiritual). Jalan satu-satunya untuk melepaskan sifat buruk itu adalah membakarnya dalam Prema-Agni (api dari kasih Tuhan).

MIKROSKOP DAN PENGGUNAANNYA



Mikroskop merupakan alat bantu yang memungkinkan kita dapat mengamati obyek yang berukuran sangat kecil. Hal ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme yang berukuran kecil. Ada dua jenis mikroskop berdasarkan pada kenampakan obyek yang diamati, yaitu mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya) dan mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo). Sedangkan berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dibedakan menjadi mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.


A. Mikroskop Cahaya
Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali. Mikroskop mempunyai kaki yang berat dan kokoh dengan tujuan agar dapat berdiri dengan stabil. Mikroskop cahaya memiliki tiga sistem lensa, yaitu lensa obyektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa obyektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop bisa berbentuk lensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Pada ujung bawah mikroskop terdapat tempat dudukan lensa obyektif yang bisa dipasangi tiga lensa atau lebih. Di bawah tabung mikroskop terdapat meja mikroskop yang merupakan tempat preparat. Sistem lensa yang ketiga adalah kondensor. Kondensor berperan untuk menerangi obyek dan lensa-lensa mikroskop yang lain.
Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Pada mikroskop modern sudah dilengkapi lampu sebagai pengganti sumber cahaya matahari.
Lensa obyektif bekerja dalam pembentukan bayangan pertama. Lensa ini menentukan struktur dan bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir. Ciri penting lensa obyektif adalah memperbesar bayangan obyek dan mempunyai nilai apertura (NA). Nilai apertura adalah ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.
Lensa okuler, merupakan lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung, berdekatan dengan mata pengamat. Lensa ini berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif. Perbesaran bayangan yang terbentuk berkisar antara 4 - 25 kali.
Lensa kondensor, berfungsi untuk mendukung terciptanya pencahayaan pada obyek yang akan difokus, sehingga bila pengaturannya tepat akan diperoleh daya pisah maksimal. Jika daya pisah kurang maksimal, dua benda akan tampak menjadi satu. Perbesaran akan kurang bermanfaat jika daya pisah mikroskop kurang baik.

B. Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran relatif besar. Mikroskop stereo mempunyai perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi. Komponen utama mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya. Lensa terdiri atas lensa okuler dan lensa obyektif. Beberapa perbedaan dengan mikroskop cahaya adalah: (1) ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati, (2) sumber cahaya berasal dari atas sehingga obyek yang tebal dapat diamati. Perbesaran lensa okuler biasanya 10 kali, sedangkan lensa obyektif menggunakan sistem zoom dengan perbesaran antara 0,7 hingga 3 kali, sehingga perbesaran total obyek maksimal 30 kali. Pada bagian bawah mikroskop terdapat meja preparat. Pada daerah dekat lensa obyektif terdapat lampu yang dihubungkan dengan transformator. Pengatur fokus obyek terletak disamping tangkai mikroskop, sedangkan pengatur perbesaran terletak diatas pengatur fokus.


C. Mikroskop Elektron
Sebagai gambaran mengenai mikroskop elektron kita uraikan sedikit dalam buku ini. Mikroskop elektron mempunyai perbesaran sampai 100 ribu kali, elektron digunakan sebagai pengganti cahaya. Mikroskop elektron mempunyai dua tipe, yaitu mikroskop elektron scanning (SEM) dan mikroskop elektron transmisi (TEM). SEM digunakan untuk studi detil arsitektur permukaan sel (atau struktur renik lainnya), dan obyek diamati secara tiga dimensi. Sedangkan TEM digunakan untuk mengamati struktur detil internal sel.

D. Mengatur Besarnya Obyek
Perbesaran bayangan dari suatu obyek dapat diketahui dari angka perbesaran lensa obyektif dan lensa okuler. Ukuran suatu benda dapat diketahui dengan membandingkan terhadap ukuran bidang pandang. Hal ini dapat dikerjakan dengan beberapa langkah berikut: letakkan penggaris plastik berskala mm diatas meja obyek dan perkirakan diameter bidang pandang tersebut, dan catat perbesaran lensa obyektifnya. Ubahlah lensa obyektif dengan lensa obyektif perbesaran kuat dan tentukan diameter bidang pandangnya dengan rumus berikut:
Ǿ ok = Ǿ ol x pl/pk dimana :
Ǿok = diameter bidang pandang dengan obyektif perbesaran kuat.
Ǿol = diameter bidangpandang dengan obyektif perbesaran lemah
pk = perbesaran lensa obyektif kuat, pl = perbesaran lensa obyektif lemah

D. Mempersiapkan Preparat
Untuk membuat preparat non-permanen dilakukan sebagai berikut. Letakkan medium (berupa setetes air) diatas gelas obyek, dan letakkan bahan yang akan diamati didalam medium. Selanjutnya tutuplah dengan kaca penutup. Usahakan agar tidak terdapat gelembung udara pada medium. Hal ini dapat diusahakan dengan beberapa langkah berikut: pegang kaca penutup dengan posisi 45o terhadap gelas obyek, sentuhkan tepi bawah kaca penutup pada permukaan medium dan perlahan-lahan rebahkan sehingga kaca penutup terletak di atas kaca obyek. Jika masih ada gelembung udara ulangi pekerjaan tersebut sampai tidak ada gelembung udara. Amati preparat yang anda buat dibawah mikroskop dengan terlebih dahulu menggunakan perbesaran lemah (10x10), kalau sudah diketahui obyek yang akan diamati kemudian memakai perbesaran kuat (10x20 atau 10x40).

ALAT DAN BAHAN
Alat :
1. Mikroskop cahaya dan mikroskop stereo
2. Pipet dan silet*
3. Pinset
4. Gelas obyek dan kaca penutup*
5. Cawan petri
Bahan :
1. Potongan kertas berhuruf "A", "d",
2. Organisme berukuran kecil (semut, bunga rumput, dan lainnya)
3. Butir-butir pati kentang
4. Air dan larutan iodine



CARA KERJA
A Penggunaan Mikroskop Cahaya
1. Letakkan potongan kertas berhuruf "A" pada kaca obyek dan tutup dengan kaca penutup.
2. Amati dengan perbesaran lemah (10x10)
3. Amati apakah bayangan benda sama atau terbalik, dan gambarkan !
4. Sambil memandang ke dalam lensa okuler, geser preparat dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. Amati kemana bayangan bergerak?
5. Ubahlah lensa obyektif ke perbesaran yang lebih besar. Amati apakah ada perubahan luas bidang pandang?
6. Berapa diameter bidang pandang mikroskop pada obyektif lemah (mm) dan berapa pada obyektif kuat?
7. Kerjakan seperti langkah nomor 1-3 namun menggunakan potongan kertas huruf "d"


B. Mengamati Butir Pati
1. Keriklah sekerat umbi kentang dengan jarum atau ujung silet sehingga cairannya keluar.
2. Teteskan cairan tersebut pada kaca obyek, dan tutup dengan kaca penutup.
3. Amati dibawah mikroskop struktur butir-butir pati tersebut.
4. Teteskan larutan Iodine pada tepi kanan kaca penutup dan pada tepi kiri kaca penutup tempelkan kertas hisap, dengan demikian larutan iodine tersebut akan masuk kedalam preparat dan menyebar ke seluruh bagian.
5. Amati dibawah mikroskop dan gambarkan butir-butir pati tersebut.
C. Penggunaan Mikroskop Stereo
1. Tempatkan mikroskop stereo beserta transformatornya, hubungkan dengan sumber listrik.
2. Tekan tombol "on" pada transformator, pergunakan voltase yang ada pada transformator sesuai keperluan. Ingat. lampu mempunyai umur tertentu, oleh karena itu nyalakan lampu sesuai keperluan saja.
3. Letakkan spesimen pada cawan petri.
4. Amati dengan mikroskop dengan perbesaran lemah kemudian perbesaran kuat.
5. Amati dan catat pada laporan anda (jika semut: hitung jumlah kaki atau antenanya, dan jika bunga: hitung jumlah stamen).

D. Untuk Diperhatikan !
1. Peganglah erat-erat lengan mikroskop dengan tangan kanan, sedang tangan kiri digunakan untuk menyangga kaki mikroskop.
2. Meja preparat tetap horisontal untuk mencegah agar preparat tidak jatuh
3. Bersihkan lensa dengan kertas lensa/tissue
4. Pengamatan dengan menggunakan dua mata (kalau mikroskop dengan dua lensa okuler)
5. Gunakan perbesaran lemah dulu, kemudian setelah obyek yang akan anda amati ditemukan, gunakan perbesaran yang lebih besar
6. Bersihkan semua kotoran yang ada pada mikroskop dengan menggunakan kertas tissue.

ALAT – ALAT PENGUKURAN PADA PELAJARAN BIOLOGI
A. MIKROSKUP
(sudah dibahas)
B. POTOMETER
Alat ini terdiri dari sebuah tabung berbentuk huruf Y, dengan uju-ujungnya terbuka. Ujung terbuka yang kecil bersambung dengan pipa karet, tempat menanjapkan suatu ujung tumbuhan yang berdaun yang akan diselidiki. Ujung terbuka yang besar disumbat dengan sumbat karet. Ujung ini adalah tempat untuk memasukkan air, juga berfungsi sebagai tempat cadangan air. Ujung kaki Y atau ujung terbuka bagian bawah dihubungkan oleh pipa karet dengan sebuah pipa kapiler, pipa kaca ini berskala. Tabung y dan pipa kapiler dipasang pada sebuah standar dan bantalan. Apabila pipa kaca tidak berskala, maka dapat ditempel skala. Alat ini dapat digunakan untuk mengukur kecepatan penguapan melalui daun dari suatu tumbuhan.
Cara Kerja :
Potong batang tumbuhan yang besarnya dapat dimasukkan pada pipa karet. Batang tumbuhan ini memiliki daun lebar dan tipis (daun talus). Sambung pipa karet dengan pipa kapiler, isi pipa besar dengan air sehingga air mengalir ke pipa kapiler. Letakkan alat pada tempat yang mendapat cahaya matahari dan ukur waktu yang digunakan. Setelah waktu yang ditentukan selesai maka lihat skala pada pipa kapiler. Berapa sekala berkurangnya air ? lakukan kegiatan seperti diatas dengan mengganti tumbuhan yang memliki daun kecil dan tebal. Amati perubahan air pada pipa kapiler. Berapa skala berkurangnya air pada pipa kapiler. Bandingkan hasil dari kedua percobaan tersebut.

C. RESPIROMETER
Respirometer terbuat dari sebuah kaca. Bibir mulut tabung agak lebar dan rata. Demikian juga bibir mulut tutupnya. Tutup ini bersatu dengan sebuah pipa kapiler yang panjang. Pipa kapiler itu berskala dengan ketelitian 0,01 ml. Tutup dengan pipa kapiler itu dipasang pada sebuah bantalan. Tabung diletakkan pada tutupnya. Agar tidak terlepas ditahan dengan 2 penjepit. Tabung kaca merupakan tempat hewan atau organisme yang akan diselidiki pernapasannya ( biasanya digunakan serangga). Pada tabung kaca ini juga dimasukkan 2 atau 3 butir kristal KOH atau NaOH yang bertugas mengikat CO2 dari sisa pernapasan. Sespirometer berguna untuk mengukur banyaknya oksigen yang diambil dari pernapasan.
Cara kerja :
Letakkan kristal NaOH atau KOH pada tabung kaca. Letakkan diatas NaOH atau KOH selapis kapas dan diatas kapas diletakkan serangga (kecoak). Tutup tabung kaca dengan tutup yang berpipa kapiler, agar udara dalam tabung terpisah dari udara luar. Serangga akan bernapas mengambil O2 dari udara dan mengeluarkan CO2. CO2 diikat oleh KOH atau NaOH, karena serangga terus bernapas maka O2 terus diambil dan CO2 terus diikat oleh KOH atau NaOH. Banyaknya O2 yang diambil oleh serangga menyebabkan cairan berwarna bergerak turun dan menunjuk skala pada kapiler. Jadi alat ini dapat digunakan untuk mengukur banyaknya oksigen yang diambil atau digunakan untuk pernapasan dalam satuan waktu tertentu.

D. ATMOMETER
Alat ini dugunakan untuk mengukur kecepatan penguapan air dalam udara pada lingkungan tertentu dan waktu tertentu. Alat ini terdiri dari sebuah tabung kaca dengan dinding berskala dengan ukuran 0.1 ml. Ujung atas tabung kaca tertutup dan mempunyai alat untuk menggantungkan alat ini pada tempat yang akan diukur. Ujung bawah terbuka memliki alat penjepit untuk menahan tutup kertas penghisap.

PENGADMINISTRASIAN DAN PENATAAN ALAT/BAHAN LABORATORIUM IPA

TUJUAN
Memahami cara menata dan menyimpan Alat dan bahan di Laboratorium
Memahami cara mengadministrasikan alat dan bahan di Laboratorium
Mengenal dan mengisi perangkat Administrasi
Menerapkan cara menata, menyimpan, dan mengadministrasikan alat dan bahan di Laboraturium

Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal dengan memperhatikan keberlanjutan fungsi sumber daya. Pengelolaan hendaknya dijalankan berkaitan dengan unsur atau fungsi-fungsi manajer, yakni perencanaan, pengorganisasian, pemberian komando, pengkoordinasian, dan pengendalian. Sementara Luther M. Gullick (1993) menyatakan fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah perencanaan, pengorganisasian, pengadaan tenaga kerja, pemberian bimbingan, pengkoordinasian, pelaporan, dan penganggaran. Dalam pengelolaan laboratorium meliputi beberapa aspek yaitu sebagai berikut.
1. Perencanaan
2. Penataan
3. Pengadministrasian
4. Pengamanan, perawatan, dan pengawasan
Pengelolaan laboratorium berkaitan dengan pengelola dan pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium, spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya.
Pada dasarnya pengelolaan laboratorium merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola maupun pengguna. Oleh karena itu, setiap orang yang terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk mengatur, memelihara, dan mengusahakan keselamatan kerja. Mengatur dan memelihara laboratorium merupakan upaya agar laboratorium selalu tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sedangkan upaya menjaga keselamatan kerja mencakup usaha untuk selalu mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan sewaktu bekerja di laboratorium dan penangannya bila terjadi kecelakaan.
Para pengelola laboratorium hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan kerja di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan mengikuti peraturan. Pengelola laboratorium di sekolah umumnya sebagai berikut.
1. Kepala Sekolah
2. Wakil Kepala Sekolah
3. Koordinator Laboratorium
4. Penanggung jawab Laboratorium
5. Laboran.
Para pengelola tersebut mempunyai tugas dan kewenangan yang berbeda namun tetap sinergi dalam pencapaian tujuan bersama yang telah ditetapkan.

Fasilitas / Susunan Laboratorium
Bentuk Ruang dari Laboratorium
Ada Tidaknya Ruang Persiapan
Ada Tidaknya Gudang Penyimpanan
Ada Tidaknya Tempat Penyimpanan
Misalnya Rak/Almari

PENATAAN DAN PENYIMPANAN ALAT /BAHAN DIDASARKAN PADA
1. Keadaan laboratorium yang ditentukan oleh fasilitas dan , susunan laboratorium, dan keadaan alat/bahan
2. Kepentingan pemakai ditentukan berdasarkan kemudahan dicari dan dicagapai, keamanan dalam penyimpanan dan pengambilannya.

Keadaan Alat dan Bahan
Berdasarkan Keadaan :
Alat : maka alat dapat dikelompokkan atas jenis alat, jenis bahan pembuat alat, seberapa sering
alat tersebut digunakan, atau jenis percobaan

Bahan/Zat : maka bahan dapat dikelompokkan pada jenis bahan ( fasa/wujud zat, sifat asam basa
dari zat), seberapa bahaya bahan tersebut, dan seberapa sering bahan tersebut
digunakan

Dasar dari Penyimpanan Alat yaitu :
1. Jenis Alat
Gelas Kimia
Corong
Lumpang dan Alu
Cawan Petri
2. Jenis Bahan Pembuat
Kaca
Porselin
Logam
Kayu
3. Percobaan
Laju Reaksi
Kesetimbangan
Anatomi
Ekologi
4. Seberapa sering alat digunakan
Yang sering digunakan : Gelas kimia
Yang jarang digunakan : lumpang & Alu

Dasar Penyimpanan Bahan
Wujud Bahan
Padat dan Cair
Sifat Bahan
Asam dan Basa
Sifat Bahaya
Korosif
Racun
Mudah Terbakar
dll

Seberapa sering digunakan


Sistem Penyimpanan Alat
Sistem I yaitu berdasarkan pada :
Alat dan bahan praktek yang sering digunakan
Alat dan bahan praktek yang boleh diambil sendiri oleh pemakai Laboratorium
Alat dan bahan praktek yang harganya mahal

Sistem II yaitu berdasarkan pada :
Jenis Alat
Kelompok Percobaan
Kelompok Bahan Pembuat Alat

Sistem Penyimpanan Bahan
Didasarkan pada :
Bahan yang sering dipakai
Bahan yang boleh diambil sendiri oleh
pemakai Laboratorium
Bahan yang berbahaya / racun
Jumlah bahan yang disimpan

Langkah – Langkah Penyimpanan
1. Bersihkan Ruang dan Penyimpanan Alat dan Bahan
2. Periksa data ulang alat dan bahan yang ada
3. Kelompokkan alat dan bahan yang ada berdasarkan pada keadaan alat dan bahan di atas
4. Penyimpanan dan penataan alat dan bahan disesuaikan dengan fasilitas Laboratorium, keadaan alat dan bahan diatas
Hal – Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Bahan Dasar pembuatan alat
2. Bobot alat
3. Kepekaan alat terhadap lingkungan
4. Pengaruh alat yang lain
5. Kelengkapan perangkat alt dalam suatu set
Hal – Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyimpan Bahan
1. Wujud Zat : Padat Disimpan terpisah dari cair
2. Konsentrasi Zat : Konsentrasi yang pekat disimpat terpisah dan khusus , misalnya HCL pekat
3. Bahaya dari zat : Zat yang berbahaya tidak disimpan diatas ( lebih tinggi dari badan)
4. Label : Semua wadah yang berisi bahan / zat kimia harus diberi label
5. Kepekaan Zat terhadap cahaya : zat yang peka terhadap cahaya disimpan dalam botol cokelat
6. Kemudahan Menguap : zat yang mudah menguap disimpan ditempat yang dingin dan sejuk serta hindarkan dari cahaya langsung
7. Larutan Indikator disimpan dalan botol tetes (botol kecil yang dilengkapi dengan pipet tetes pada sumbatnya.)
Pemeriksaan Alat dan Bahan
1. Bersihkan botol bahan / zat
2. Periksa labelnya dan juka sudah agak rusak segera ganti dengan yang baru
3. Bersihkan alat dan periksa apakah alat ini masih berfungsi/tidak, untuk alat gelas apakah ada/tidak yang retak.
4. Jika ada yang tidak berfungsi atu retak, pisahkan.


Pengadministrasian Alat dan Bahan

Berguna untuk memudahkan pengecekan, pengadaan, dan pertanggungjawaban
Meliputi pengadministrasian alat dan Laboratorium
yang perlu dicatat dalam pengadministrasian alat/bahan adalah nama, jumlah, ukuran, merek dan tempat penyimpanan, nomor kode / katalognya.

Perangkat Pengadministrasian
Alat dan Bahan
Buku inventaris
Kartu Stock
Bendelan Format permintaan / peminjaman
Kartu / buku daftar alat / bahan yang rusak
Kartu Reparasi



Perangkat Pengadministrasian Laboratorium
Program kerja Laboratorium
Jadwal kegiatan Laboratorium
Daftar alat/bahan sesuai lembar kerja siswa (LKS)
Buku catatan harian kegiatan Laboratorium
Daftar usulan pengadaan alat/bahan laboratorium


Perolehan Alat / Bahan :

Pengadaan alat / bahan dengan cara dibeli sendiri/ instansi atau kiriman atau droping dari pemerintah
Pemanfaatan alat / bahan bekas misalnya untuk elektrode karbon atau seng dapat diambil dari bekas batu baterai atau mendaur ulang bahan bekas.

Penghematan Pemakaian alat/Bahan :
Penghematan alat/bahan misalnya dengan :
Menggunakan sedikit mungkin zat, misalnya untuk reaksi kimia dapat digunakan volume yang sekecil mungkin ( 1 ML jangan 10 ML)
Menggunakan zat kimia yang encer untuk awetkan basah gunakan formalin yang sudah diencerkan

Penggunaan alat/bahan sesuai keperluan, Contoh:
Untuk reaksi kimia dapat digunakan larutan yang konsentrasi 0,5 M jangan gunakan yang 2 M
Tidak menggunakan bahan/zat kimia pro analisa untuk percobaan kecuali untuk analisis misalnya reaksi kimia gunakan bahan kimia teknis,
Jumlah alat yang dipakai sedikit mungkin.
Untuk pipa bengkok tidak usah digunakan pipa kaca borosikat tetapi gunakan pipa kaca natron

PENGADAAN ALAT BAHAN
- Bahan Khusus IPA
Bahan khusus IPA dapat diperoleh melalui Pabrik dan atau pedagang khusus
- Hewan dan Tumbuhan
Hewan dan Tumbuhan untuk memperolehnya harus dikenali ekologi tempat hidupnya/habitat hewan dan tumbuhan tersebut
- Bahan Non IPA
Bahan Non IPA misalnya kayu,logam, bahan kimia sederhana/ sehari – hari dapat diperoleh di toko besi, apotek/ farmasi, dll

 

blogger templates | Make Money Online